ada 1000 mahasiswa menatap penuh dendam layar laptop yang ada di depannya di selorong lobi gedung perkuliahan yang gag tau dari pandangan pemerintahan layak disebut gedung perkuliahan atau tidak. mereka konsentrasi penuh dengan tugas-tugas deadline yang menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa. ada juga yang berkecimbung asik dengan memainkan jari-jarinya untuk menulis chat dengan seseorang teman di fb atau twitter sambil senyum 80 cm ke kanan kiri dan 50 cm ke atas bawah, bisa dibayangkan selebar apa mulutnya ketika senyum hhaaa. di suatu sudut terdapat sesosok pria sedang berteriak, bukan karena gila, bukan karena baru pertama punya laptop, dan bukan juga karena ketakutan, tapi setelah diamati dan diselidiki dari kerasnya teriakan itu dan seberapa besar frekuensi suaranya, seberapa tinggi amplitudonya maka diketahui bahwa sesosok pria itu sedang memainkan game angrybird, game yang lagi uptodate di kalangan anak-anak, remaja dewasa, orang tua, kakek nenek, maupun orang yang sudah tenang di alam kubur. game yang menceritakan seekor burung yang memiliki telur tapi dicuri oleh segerombolan babi-babi yang unyu-unyu dan imut itu, haha. bukan hanya burung yang bisa sampai marah tapi orang yang memainkan game itu pun ikut-ikutan marah, sampai-sampai mau membanting-banting laptopnya dengan kekuatan 2,3 SR, dari pada rugi membanting-banting laptop mending kamu banting kepalamu ke tembok biar dapat ide buat hancurin segerombolan babi pencuri telur. mahasiswa asyik dengan rutinitasnya sendiri, dan yang satu ini gag kalah asyiknya. bapak tukang siomay, berada di bawah pohon, sambil mencuci piring bekas pesenan orang tak dikenal, mukanya memelas matanya berkaca-kaca, yang dapat menarik simpati (bukan kartu perdana loh) mahasiswa untuk numpang beli walaupun cuma 1000 perak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar