Cuaca dan Iklim di bumi sudah tak menentu keadaan dan
kabarnya. Di Indonesia sendiri beriklim tropis, kita tau ada 2 musim di
Indonesia, apa coba? Yah, musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan biasanya
terjadi pada bulan Oktober sampai bulan April dan musim kemarau terjadi pada
bulan April sampai bulan September. Tapi sekarang kita lihat bagaimana jadwal kedua
musim sudah tidak jelas bahkan terkadang mereka saling tukar jadwal. Apakah
mereka sudah bosan dengan jadwal masing-masing? Cuaca juga sepertinya
ikut-ikutan, pada pagi hari sebut saja jam 8 atau jam 9, kita rasakan coba
bagaimana panas yang terasa di kulit kita. Sungguh mantap untuk tambaha vitamin
D untuk tulang dan kulit kita. Apalagi kalau sudah memasuk jam 11.00 sampai jam
13.00, siapa yang mau jalan atau bersepeda di siang bolong seperti itu tanpa
pelindung, misal payung, helm dan jaket?
Jawabannya jelas, tidak ada yang mau! Kita tidak tau bagaimana sebenarnya yang
telah terjadi, tapi yang jelas karena ulah tangan manusia. Ulah tangan kita
sendiri. Sampai kapan kita mau membingungkan kedua musim yang sudah
berabad-abad menetap di Indonesia tercinta ini? Ada sebuah kesadaran dari kita
untuk berubah! Bumi ini memang milik kita, tapi tak ada salahnya kan kalau kita
menjaganya baik-baik. Tidak sulit untuk melakukan hal itu. Sebenarnya ada
banyak cara untuk menjaga bumi ini tetap sehat dan dapat menampung manusia
seperti kita sampai berjuta tahun ke depan. Salah satunya yaitu mengurangi
pemakaian kendaraan bermotor. Kenapa? Kita tau kendaraan bermotor itu di knalpotnya
telah mengeluarkan bermacam-macam gas yang berbahaya, baik bagi manusia atau
lingkungan. Gas buang tersebut meliputi karbon monoksida (CO), senyawa
hidrokarbon, oksida nitrogen (NOx), sulfur (SOx), partikulat tebu termasuk
timbel (Pb) dan tetek bengek lainnya yang tak terjamah oleh manusia. Manusia
bernafas untuk menghirup Oksigen (O2) yang bebas di udara, bayangkan
apabila gas beracun seperti CO, Nox, dan sebagainya ikut masuk bersama O2 terhirup oleh manusia? Kami
sebagai Mahasiswa Biologi FKIP UNS yang sering berkecimpung dengan masalah lingkungan,
tau betapa pentingnya lingkungan itu. Kami merencanakan untuk mengadakan
“Kampus Bebas Motor”. Kami tau benar tidak mudah untuk melakukan kegiatan ini, tapi
bukan berarti tidak mungkin. Mulailah dari yang kecil-kecil terlebih dahulu dan
berkonsentrasi mewujudkan hal-hal besar. Mulia dari Mahasiswa Prodi Pendidikan
Biologi terlebih dahuu dan bersama mewujudkan KBM. Bersepeda salah satunya, hal
yang kecil tapi banyak menfaatnya. Selain sehat yang dapat kita ambil juga
dapat mengurangi emisi gas buang dan panas yang semakin membakar kulit pada
siang bolong serta sebagai alternatif olahraga diet yang ringan untuk Mahasiswa
yang merasa kelebihan berat badan. Pada hari tertentu di setiap minggunya kami
merencanakan untuk bersepeda atau jalan kaki, pokoknya tidak berhubungan dengan
hal yang berbau motor. Tapi memang motor itu dari dulunya sudah bau jadi bagaimanapun
kita berusaha untuk menghindar kita tetap bakal berhubungan, walaupun hanya
sebatas dengan bau motor itu saja. Memang awalnya terasa gimana gitu, tapi so
what? Kita bisa kalau bersama! Memang ada pengecualian bagi mereka yang tetep
kukuh untuk memakai kendaraan bermotor yaitu Kami sebagai Mahasiswa yang
bijaksana memberikan keringanan untuk Mahasiswa yang rumahnya jauh dan waktu
tempuhnya lebih dari 30 menit. Kegiatan ini kami wajibkan bagi yang merasa
sebagai anggota Club Study BioEduSport ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar